El Nino Mengintai, Semarang Bakal Lebih Panas

9 hours ago 13

Selasa, 14 April 2026 – 09:22 WIB

El Nino Mengintai, Semarang Bakal Lebih Panas - JPNN.com Jateng

Ilustrasi tanah retak di musim kemarau. FOTO: Ricardo/JPNN.com

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau tahun ini di Kota Semarang, Jawa Tengah, tidak bersamaan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa menjelaskan bahwa awal musim kemarau di Semarang terbagi dalam dua zona. Untuk wilayah Pantura diprediksi mulai pertengahan April, sedangkan Semarang bagian selatan atau perbukitan pada awal Mei 2026.

"Prediksi untuk musim kemarau di Kota Semarang sendiri ada dua. Jadi untuk wilayah Semarang, Pantura itu diprediksi awal musim kemaraunya itu di pertengahan April, sedangkan di Semarang Selatan itu diprediksi di awal Mei," kata Ferry kepada JPNN.com, Selasa (14/4).

Pada kemarau tahun ini, BMKG menyebut akan terjadi El Nino hingga Oktober. Gelombang panas ini pernah terjadi pada 2023.

"El Nino itu puncaknya di Juli sampai Agustus. Mungkin berakhirnya di September, Oktober. El Nino tahun ini dari lemah hingga moderat," ujarnya.

El Nino terjadi karena pemanasan suhu muka laut di Samudera Pasifik yang berdampak ke wilayah Indonesia selama beberapa bulan ke depan.

"Jadi El Nino ini dampak yang dirasakan saja. Dampaknya curah hujan berkurang, kemarau lebih panjang, terus kering, suhu terasa lebih panas," tuturnya.

Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi dampak tersebut, terutama menjaga kesehatan saat beraktivitas di tengah suhu tinggi.

Fenomena El Nino diperkirakan memicu cuaca lebih kering dan terik dalam beberapa bulan ke depan di Kota Semarang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |