jpnn.com, JAKARTA - Komitmen dalam memperkuat infrastruktur kesehatan kembali ditunjukkan Citra Mandiri Ciptakarya melalui kontribusinya dalam pembangunan fasilitas Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler RS Hermina Bekasi, yang merupakan bagian dari jaringan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dengan layanan terintegrasi berbasis teknologi medis terkini di Jawa Barat.
Proyek ini menjadi salah satu pencapaian strategis dalam menghadirkan fasilitas kesehatan modern yang tidak hanya unggul secara konstruksi, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui akses layanan diagnostik dan terapi yang lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.
“Pembangunan fasilitas Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan yang lebih optimal dan terintegrasi,” kata Presiden Direktur Citra Mandiri Ciptakarya Antonius Rionardi.
Sebagai bagian dari jaringan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang memiliki puluhan rumah sakit di Indonesia, RS Hermina Bekasi kini memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat layanan kesehatan unggulan dengan menghadirkan fasilitas berbasis one stop service, mulai dari skrining, diagnosis, hingga terapi dalam satu lokasi.
Direktur Rumah Sakit Hermina Bekasi dr. Khairina, MARS menyampaikan peresmian Gedung 5 yang menghadirkan layanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan ketepatan terapi pasien.
"Dengan pendekatan one stop service, kami ingin memastikan pasien mendapatkan layanan yang lebih cepat, terintegrasi, dan komprehensif,” katanya.
Keunggulan fasilitas ini semakin diperkuat dengan kehadiran teknologi Digital PET-CT pertama di Jawa Barat serta SPECT-CT, yang memungkinkan deteksi penyakit secara lebih dini dan presisi di tingkat molekuler, sekaligus mendukung terapi yang lebih tepat sasaran untuk berbagai kondisi, termasuk kanker, tiroid, jantung, dan ginjal.
Dengan hadirnya fasilitas berteknologi tinggi ini, masyarakat kini memiliki akses terhadap layanan diagnostik dan terapi berstandar internasional di dalam negeri, sehingga tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke luar negeri untuk mendapatkan penanganan serupa.
















































