jpnn.com, JAKARTA - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menggandeng petani tebu sebagai salah satu ujung tombak penguatan swasembada energi Indonesia.
Kerja sama itu dilakukan untuk mempercepat pengembangan bioetanol nasional.
Hal tersebut langsung disampaikan Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, dalam Rapat Kerja Nasional Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) pada Senin (25/5).
Bioetanol dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan bakar.
Dalam pengembangannya, ketersediaan feedstock menjadi salah satu aspek utama.
Dia mengatakan molases atau tetes tebu saat ini menjadi salah satu bahan baku penting dalam produksi bioetanol.
John menegaskan hubungan dengan petani tebu menjadi salah satu faktor kunci dalam pengembangan bioetanol nasional.
“Hubungan dengan petani tebu harus terus dijaga karena dari situlah kita mengembangkan feedstock bioetanol. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan bahan bakar nabati yang terjangkau, tetapi tetap memberikan nilai ekonomi yang baik bagi petani,” ujar John Anis.






















































