jpnn.com - JAKARTA - Komunitas pencinta motor Garda Mawar melalui Yayasan Suyoto memberikan beasiswa pendidikan hingga jenjang sarjana untuk 11 anak yatim korban bencana alam tanah longsor di Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Ketua Umum Garda Mawar Fauka Noor Farid mengatakan pihaknya akan mengawal pendidikan kesebelas anak itu sampai jenjang perguruan tinggi. “Kami berharap anak-anak ini bisa menempuh pendidikan hingga lulus kuliah dengan jurusan yang mereka pilih,” kata Fauka Noor Farid yang juga sekaligus Komandan Timsus Mawar 08.
Kegiatan itu dihadiri sejumlah pengurus komunitas dan Kepala SMP Al Ma'arif Nur Hidayah Dede Lili Sudarsono. Adapun SMP Al Ma'arif Nur Hidayah merupakan tempat para siswa tersebut bersekolah.
Selain menyerahkan beasiswa, Garda Mawar juga mengunjungi panti asuhan Muhammadiyah di Jalan Purnawarman, Bandung, Jabar, dan menyalurkan bantuan untuk balita, serta memberikan hadiah umrah bagi lima pengurus panti.
Fauka mengatakan kegiatan sosial akan terus dilakukan, khususnya di wilayah Jawa Barat, setelah Idulfitri.
Menurut dia, bantuan akan menyasar bidang kesehatan dan keagamaan, termasuk dukungan bagi rumah-rumah ibadah tanpa membedakan latar belakang. “Kami ingin berbagi tanpa melihat perbedaan,” tegas Fauka.
Dede Lili Sudarsono, mengapresiasi bantuan tersebut. Dia menilai para siswa memang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan. “Kami berterima kasih atas perhatian terhadap masa depan anak-anak kami,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Garda Mawar Goes to Bandung Fajrika mengatakan komunitasnya terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung. “Syaratnya hanya satu, memiliki sepeda motor,” katanya. (mcr8/jpnn)




















































