Hampir 2 Pekan Terisolir, Warga Tambaksari Semarang Terpaksa Naik Getek

4 weeks ago 24

Rabu, 28 Januari 2026 – 15:25 WIB

Hampir 2 Pekan Terisolir, Warga Tambaksari Semarang Terpaksa Naik Getek - JPNN.com Jateng

Anak sekolah saat menyeberangi Sungai Beringin naik getek di Kampung Tambaksari, Kelurahan Mangkang Wetan, Kota Semarang. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Ratusan keluarga di Kampung Tambaksari, Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah terisolir.

Ini terjadi setelah akses penghubung antara Kampung Tambaksari dan Kelurahan Mangunharjo di Kecamatan Tugu putus total akibat jembatan roboh.

Selama lebih dari sepekan, ratusan warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin menggunakan getek darurat buatan warga.

Getek sederhana yang terbuat dari stirofoam, jeriken, bambu, papan kayu, dan triplek itu menjadi satu-satunya sarana penyeberangan sejak Jumat pekan lalu. Warga bergotong royong menjaga dan mengoperasikannya selama 24 jam.

“Ini sudah 13 hari seperti ini. Warga harus naik getek sejak Jumat pekan lalu,” kata Ngamuri, salah satu warga yang menjadi sukarelawan penarik getek, ditemui di lokasi, Rabu (28/1).

Menurut Ngamuri, aktivitas penyeberangan paling padat terjadi pada pagi hari, terutama saat anak-anak berangkat sekolah dan warga berangkat kerja.

“Ramainya mulai pukul 05.30 sampai 07.00. Sekali tarik bisa enam anak sekolah. Kalau orang dewasa biasanya tiga orang,” ujarnya, selain pagi hari, kepadatan kembali terjadi saat jam pulang sekolah.

“Ini murni inisiatif warga. Tidak ada tarif, seikhlasnya saja untuk perawatan getek,” kata Ngamuri, lagi.

Warga Kampung Tambaksari di Kota Semarang terisolir 10 hari setelah sembatan roboh.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |