Harga LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Menyesuaikan Harga Pasar, Begitu Bos

2 hours ago 21

 Menyesuaikan Harga Pasar, Begitu Bos

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (20/4). Foto: Romaida/jpnn.com

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pernyataan terkait kenaikan harga LPG nonsubsidi oleh Pertamina, yang semula Rp192 ribu menjadi Rp228 per tabung.

Bahlil menjelaskan kenaikan harga LPG 12 Kg sebesar 18,75 persen tersebut dipengaruhi harga minyak dunia yang menjulang, akibat kondisi geopolitik di Timur Tengah.

Dia menyatakan pemerintah tidak berkuasa penuh terhadap aturan harga LPG nonsubsidi yang umumnya dipakai industri atau komersial.

"Jadi, itu memang tidak kami atur harganya. Dia menyesuaikan dengan harga pasar, begitu bos," kata Bahlil di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (20/4).

Bahlil memaparkan fluktuasi harga tersebut hal pasti terjadi, karena adanya mekanisme dasar perhitungan pasar internasional.

Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menjelaskan bahwa terdapat formulasi yang menjadi acuan tetap dalam penentuan harga LPG.

Harga LPG akan naik dan turun bergantung pada kondisi pasar global.

"Jadi, kan ada formulasinya. Itu, kan pakai harga Saudi Aramco. Jadi, kalau harga dunia turun, dia pasti turun juga. Kalau harga dunia naik, naik," ujarnya. 

Harga LPG nonsubsidi 12 Kg naik, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan hal itu menyesuaikan harga pasar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |