jpnn.com, PALEMBANG - Suasana khidmat menyelimuti Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin (20/4/2026), sebanyak 66 calon jemaah haji (CJH) yang tergabung dalam keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palembang resmi di lepas untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Aprizal Hasyim yang memimpin langsung seremoni pelepasan mentitipkan pesan khusus bagi para tenaga pendidik yang akan berangkat ke Tanah Suci tersebut.
Dalam sambutannya, Aprizal menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalan spiritual, melainkan ujian ketahanan fisik dan mental.
Ia meminta para guru tetap disiplin mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah.
"Ibadah haji membutuhkan kesiaoan fisik dan mental yang tangguh. Atas nama pemerintah Kota Palembang, kami berpesan agara bapak dan ibu selalu menjaga kesehatan dan mengikuti seitoa rangkaian ibadah dengan tertib," pesan Aprizal.
Ia berharap, para jemaah dapat menjadi duta bangsa yang baik dengan mencerminkan nilai-nilai luhur seorang pendidik.
"Jaga nama baik Palembang, tunjukkan sikap tolong-menolong, dan jadilah cerminan Islam yang rahmatan lil alamin di sana," kata Aprizal.
Ketua PGRI Kota Palembang Zulinto menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan jemaah haji merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kebahagiaan dan dukungan kepada anggota yang akan berangkat ke Tanah Suci.



















































