jatim.jpnn.com, SURABAYA - Upaya pencarian korban ambruknya Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo kembali menunjukkan hasil. Hingga Senin (6/10) malam, tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi 12 korban dari tumpukan material reruntuhan.
Dengan tambahan temuan tersebut, total korban dalam peristiwa nahas itu kini mencapai 170 orang. Dari jumlah itu, 104 orang dinyatakan selamat, sedangkan 66 orang meninggal dunia, termasuk tujuh korban yang hanya ditemukan dalam bentuk body part.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit selaku On Scene Coordinator (OSC) menjelaskan proses pencarian pada hari kedelapan berlangsung penuh tantangan.
Posisi beberapa korban yang tertimbun di bawah material berat membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati.
Tim SAR perlu memecah dan memindahkan puing-puing reruntuhan berukuran besar dengan menggunakan alat berat seperti breaker dan ekskavator.
“Upaya mengangkat bagian reruntuhan menggunakan crane sempat dilakukan, tetapi belum berhasil karena beban material yang terlalu besar,” ungkap Nanang.
Proses penemuan korban berlangsung maraton sejak pagi hingga malam hari. Korban ke-67 dievakuasi pada pukul 03.35 WIB, disusul korban ke-68 pada pukul 13.26 WIB, korban ke-69 pada pukul 13.29 WIB, korban ke-70 pada pukul 14.40 WIB, korban ke-71 pada pukul 14.50 WIB.
Kemudian korban ke-72 pada pukul 15.01 WIB, korban ke-73 pada pukul 16.43 WIB, korban ke-74 pada pukul 17.06 WIB, korban ke-75 pada pukul 17.37 WIB, korban ke-76 pada pukul 17.39 WIB, korban ke-77 pada pukul 18.13 WIB, dan korban ke-78 pada pukul 18.34 WIB.


















































