jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Sat Lantas Polers Situbondo mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur pantura Situbondo.
Pasalnya, terdapat ratusan titik jalan rusak berupa lubang dan gelombang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan pihaknya mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan demi menghindari kecelakaan lalu lintas.
"Ada ratusan titik jalan rusak seperti berlubang dan bergelombang, dan saat ini sedang dalam proses perbaikan. Jalan rusak ini berpotensi menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas," ujar Nanang, Selasa (17/2).
Menurut Nanang, perbaikan jalur pantura yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali saat ini dikebut oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur.
Dia menjelaskan ratusan titik jalan rusak tersebar mulai dari ujung barat perbatasan Situbondo–Probolinggo hingga ujung timur perbatasan Situbondo–Banyuwangi.
"Jalur pantura Situbondo sepanjang 110 kilometer, dari ratusan titik jalan rusak, sebagian sudah diperbaiki dan sebagian lagi masih berproses," katanya.
Perbaikan jalan pantura menjelang arus mudik Lebaran 2026, lanjut Nanang, juga dilakukan di kawasan perkotaan Situbondo yang selama ini kerap mengganggu kelancaran lalu lintas.














































