bali.jpnn.com, GILIMANUK - Kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) di daerah Cekik, Kecamatan Melaya, Jembrana, mendadak berubah menjadi "lautan kendaraan" sejak Jumat (13/3) malam hingga Sabtu hari ini (14/3).
Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau lumpuh total akibat lonjakan pemudik yang memanfaatkan libur panjang Nyepi dan Idulfitri 1447 H.
Ribuan kendaraan roda dua maupun empat terjebak kemacetan hingga lebih dari 10 jam.
Dominasi kendaraan pribadi dan truk logistik menambah horor arus penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
“Saya berangkat dari Denpasar sehabis Sahur tadi, tetapi masih terjebak di Hutan Cekik,” ujar Hasan, pemudik dari Denpasar tujuan Jombang, Jawa Timur.
Salah seorang penumpang bus AKAP Mtrans rute Denpasar – Yogyakarta mengeluhkan hal yang sama.
Berangkat dari Denpasar Jumat sore, bus yang ditumpangi terjebak berjam-jam di Hutan Cekik sebelum masuk ke areal pelabuhan Sabtu subuh.
“Pengalaman horor. Saya bahkan harus sahur di pelabuhan karena terjebak macet berjam-jam,” ucap penumpang Mtrans, Rohmat.


















































