jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Puluhan rumah warga di Desa Bungatan, Kabupaten Situbondo terendam banjir akibat luapan Sungai Curah Udang setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa jam.
Camat Bungatan Yogie Kripsian Sah mengatakan banjir mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari.
“Hujan deras terjadi sejak pukul 13.00 WIB dan reda sekitar pukul 21.30 WIB. Sungai Curah Udang yang berada di dekat permukiman warga meluap dan air masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian sekitar 40 hingga 50 sentimeter,” kata Yogie saat dihubungi, Jumat (6/3).
Luapan sungai tersebut merendam sekitar 50 rumah warga yang berada di RT 07 RW 03 Dusun Gunung Sari, Desa Bungatan.
Selain permukiman warga, Kantor Kecamatan Bungatan juga ikut terendam karena lokasinya berada tidak jauh dari aliran sungai.
Menurut Yogie, salah satu penyebab banjir adalah kondisi Sungai Curah Udang yang mengalami pendangkalan sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras berlangsung lama.
“Kami menduga sungai sudah mengalami pendangkalan sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik dan tidak mampu menampung debit air saat hujan dengan intensitas tinggi,” ujarnya.
Selain itu, tangkis atau tanggul sungai yang jebol juga membuat air lebih mudah meluap hingga masuk ke permukiman warga.
















































