jabar.jpnn.com, DEPOK - Wali Kota Depok, Supian Suri siap mengikuti instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk membuka anggaran daerah secara transparan melalui media sosial.
Dirinya menuturkan bahwa telah membahas formulasi yang akan digunakan.
“Kami kemarin sudah mengundang Diskominfo, saya minta diformulasikan seperti apa konsepnya,” ucapnya.
Supian menyebut, transparansi agaran tersebut akan dilakukan di media sosial.
“Itu bagian dari transparansi bangun ini Rp 28 miliar (SMP 3 Depok), bangun lapangan tadi Rp 7 miliar (renovasi Stadion Mahakam), ada Rp 5 miliar (perbaikan Stadion Melarsari), pembangunan kelurahan Rp 7 miliar. Ini kan sebagai informasi, bahwa pembangunan ini memang berbasis sumber anggaran dan kami informasikan berapa alokasi yang direncanakan,” jelasnya.
Ke depan, beberapa hal yang sedang disusun dan akan dikoordinasikan dengan provinsi.
“Untuk mengetahui seperti apa mekanisme publikasi yang bisa kami lakukan, di luar yang tadi saya sampaikan kayak istilah saya spill-spill per kegiatan atau per pembangunan ya,” ungkapnya.
Diketahui, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan seluruh pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk membuka penggunaan anggaran kepada publik, termasuk dana desa.



















































