jpnn.com - Hubungan strategis Indonesia dan Qatar memasuki babak baru melalui kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Negara Qatar H.E. Sheikh Saoud Al Thani ke Indonesia pada 1–2 Juni 2026.
Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin menyambut angsung kunjungan Wamen Qatar sebagai upaya memperkuat kerja sama bilateral di bidang pertahanan, industri strategis, dan teknologi.
Hal ini mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Qatar dalam pengembangan industri pertahanan, yang telah mencatat kemajuan signifikan melalui berbagai inisiatif kolaboratif, termasuk dialog kebijakan pertahanan, kerja sama militer, pendidikan dan pelatihan serta kolaborasi teknologi.
Momentum ini diperkuat oleh kerja sama antara Republikorp dan Barzan Holdings, yang diresmikan pada ajang Doha International Maritime Defence Exhibition & Conference (DIMDEX) 2026 lalu.
Kolaborasi tersebut kini telah membentuk Republik Barzan Indonesia, sebuah joint ventureyang berfokus pada pengembangan kapabilitas industri pertahanan, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas produksi di sektor-sektor strategis.
Rangkaian kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Qatar mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.
Selain memperkuat hubungan bilateral, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung modernisasi pertahanan, mendorong pengembangan industri strategis, serta berkontribusi pada stabilitas dan kerja sama keamanan di tingkat regional maupun global.(fri/jpnn)






















































