Indonesia Open Network Dinilai Mampu Jawab Persoalan Pelaku Usaha

3 hours ago 14

Indonesia Open Network Dinilai Mampu Jawab Persoalan Pelaku Usaha

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wamenkomdigi Nezar Patria mengatakan bahwa ION dirancang untuk menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam menggunakan platform digital. Foto: dok source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Jaringan perdangan digital terbuka bernama Indonesia Open Network (ION) resmi meluncur di Jakarta pada Kamis (5/2).

Kehadiran ION itu diharapkan bisa menjadi solusi kesenjangan digital di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria dalam acara 12th Annual Indonesia Economic Forum 2026.

"Masih adanya kesenjangan yang tidak bisa diabaikan di balik pertumbuhan ekonomi digital nasional," ungkap Nezar.

Menurutnya nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan melampaui 130 miliar dolar AS pada akhir tahun ini dan pembayaran digital telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Paruh pertama 2025, nilai transaksi berbasis QRIS tercatat telah mencapai lebih dari 6 miliar kali.

"Angka-angka itu mengesankan, tetapi sebenarnya belum menggambarkan kondisi keseluruhan. Di balik pertumbuhan ini, ada kesenjangan yang tidak bisa kita abaikan," kata Nezar.

Dia menyampaikan Indonesia memiliki sekitar 64,2 juta UMKM, yang berkontribusi 61 persen pada produk domestik bruto (PDB) serta menyerap 97 persen tenaga kerja secara nasional.

Wamenkomdigi Nezar Patria mengatakan bahwa ION dirancang untuk menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam menggunakan platform digital.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |