Insentif Mobil Listrik dan Hybrid Masih Digodok, Industri Otomotif Menanti Kepastian

2 hours ago 19

Insentif Mobil Listrik dan Hybrid Masih Digodok, Industri Otomotif Menanti Kepastian

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi industri otomotif menanti insentif. Foto: Seven Event

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah masih menggodok kelanjutan kebijakan insentif mobil listrik dan hybrid yang diharapkan menjadi penopang utama industri otomotif nasional pada 2026.

Hingga kini, skema insentif tersebut belum memiliki keputusan final dan masih dibahas lintas kementerian.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengonfirmasi bahwa usulan insentif telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan.

Namun, pembahasan masih berjalan dan belum dapat diumumkan ke publik.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, mengatakan pemerintah berupaya agar kebijakan itu mampu mendorong perbaikan penjualan kendaraan nasional.

“Sudah bersurat kepada Kementerian Keuangan supaya bisa membantu industri otomotif ini penjualannya juga membaik. Insentif masih dalam pembahasan,” ujar Setia di Jakarta.

Tak hanya kendaraan listrik berbasis baterai, insentif untuk mobil hybrid juga masih berada dalam proses serupa.

Pemerintah menilai kedua segmen tersebut memiliki peran penting dalam masa transisi menuju kendaraan rendah emisi.

Pemerintah masih menggodok kelanjutan kebijakan insentif mobil listrik dan hybrid yang diharapkan menjadi penopang utama industri otomotif nasional pada 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |