Indonesia Tulis Ulang Sejarah Nasional, Kurikulum Sekolah Bakal Berubah

1 day ago 22

Kamis, 08 Januari 2026 – 08:30 WIB

Indonesia Tulis Ulang Sejarah Nasional, Kurikulum Sekolah Bakal Berubah - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Dampak penulisan ulang sejarah Indonesia. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Indonesia memasuki babak baru dalam pencatatan sejarah dengan adanya peluncuran 10 jilid buku sejarah yang ditulis ulang. Proyek Sejarah Nasional Indonesia (SNI) yang diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan RI itu diyakini akan mengubah wajah pendidikan sejarah di sekolah-sekolah tanah air.

Dosen Departemen Sejarah Fakultan Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada sekaligus salah satu editor buku, Agus Suwignyo, menegaskan bahwa kehadiran buku baru bertajuk “Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global” itu akan berdampak langsung pada kurikulum pendidikan.

“Pasti akan ada perubahan, pelan-pelan secara bertahap. Siswa perlu mengetahui pengetahuan sejarah yang belum pernah diperkenalkan sebelumnya,” ujar Agus pada Selasa (6/1/2026).

Proyek yang dimulai sejak Januari 2025 ini bertujuan menggantikan versi lama, yakni Sejarah Nasional Indonesia (SNI), yang dinilai perlu pembaruan. Dengan anggaran sebesar Rp 9 miliar, proyek ini menghasilkan sebuah karya komprehensif yang terdiri dari 10 jilid.

Proyek tersebut melibatkan 123 penulis, diketuai oleh sejarawan UI Susanto Zuhdi. Tim ini bekerja untuk memutakhirkan data berdasarkan penelitian terbaru.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai proyek ini penting untuk menekankan sejarah yang relevan bagi generasi muda dan bersih dari sisa-sisa bias kolonial.

Hasil dari proyek SNI itu resmi dirilis pada 14 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah Nasional.

Proyek ini tidak luput dari sorotan tajam. Beberapa pihak mengkritik durasi pengerjaan yang dianggap terlalu singkat, yakni hanya sekitar delapan bulan.

Kementerian Kebudayaan telah merilis buku penulisan ulang sejarah nasional Indonesia. Buku itu diyakini akan berdampak pada kurikulum sekolah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |