jpnn.com, JAKARTA - Di tengah pesatnya pertumbuhan mobil listrik global, tantangan soal waktu pengisian daya masih menjadi perhatian banyak pengguna.
Menjawab kekhawatiran tersebut, BYD memperkenalkan inovasi terbarunya: Blade Battery generasi kedua yang dipadukan dengan teknologi pengisian supercepat Flash Charging.
Inovasi itu diklaim mampu memangkas waktu pengisian daya secara drastis.
Baterai kendaraan dapat diisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit, dan mencapai 97 persen dalam sembilan menit.
Dalam kondisi suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius, proses pengisian dari 20 persen ke 97 persen hanya memerlukan tambahan waktu sekitar tiga menit dibandingkan kondisi suhu normal.
Ketua sekaligus Presiden BYD, Wang Chuanfu, mengatakan industri kendaraan listrik masih menghadapi dua tantangan utama, yakni kecepatan pengisian yang belum optimal serta performa baterai yang menurun saat suhu rendah.
Melalui pengembangan Blade Battery generasi kedua, perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman pengisian yang makin mendekati kecepatan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.
Selain menawarkan pengisian lebih cepat, BYD juga meningkatkan kepadatan energi sekitar lima persen dibandingkan generasi sebelumnya.




















































