Peternak Babi Jadi Anak Tiri, Distan Bali Sentil Vaksin ASF, Kementan Merespons

3 hours ago 19

Jumat, 20 Februari 2026 – 07:19 WIB

Peternak Babi Jadi Anak Tiri, Distan Bali Sentil Vaksin ASF, Kementan Merespons - JPNN.com Bali

Ilustrasi hewan ternak babi mati mendadak terserang virus ASF. Foto: Antara/HO/21

bali.jpnn.com, DENPASAR -
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali mengajukan permohonan bantuan vaksin African Swine Fever (ASF) untuk ternak babi.

Selama ini Bali belum pernah mendapat bantuan vaksin ASF di tengah banyaknya kasus ternak babi yang terserang virus di sejumlah provinsi.

Melihat belum pernah ada pemberian vaksin ASF, Distan Pangan Bali berharap bantuan tersebut segera turun terlepas dari berapa banyak yang dibutuhkan.

"Kami belum tahu berapa jumlah vaksin ASF yang akan diberikan, tetapi yang jelas sudah disetujui oleh Kementerian Pertanian (Kementan)," ujar Kepala Distan Pangan Bali I Wayan Sunada dilansir dari Antara.

Di Bali sendiri saat ini tercatat hewan ternak babi populasinya mencapai 1.200 ekor.

Kepala Distan Pangan Bali menilai idealnya Pulau Dewata mendapat seribu dosis vaksin ASF untuk menjaga kekebalan babi.

Adapun penyakit yang paling umum menyerang babi adalah kolera atau diare.

Jika dibiarkan tak jarang menyebabkan kematian.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali mengajukan permohonan bantuan vaksin African Swine Fever (ASF) untuk ternak babi ke Kementerian Pertanian

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |