jpnn.com, JAKARTA - Hyundai Motor Indonesia (HMID) menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen Aa Juju yang memiliki pengalaman buruk kepemilikan Hyundai Ioniq 5.
Permintaan maaf disampaikan langsung oleh COO Hyundai Motors Indonesia Frans Wangsa, yang menyayangkan polemik tersebut dan menyebut perusahaan akan melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan konsumen.
"Jadi, mewakili dari PT. Hyundai Motors Indonesia, manajemennya, dan juga saya secara personal sebagai COO, meminta maaf atas atas ketidaknyamanan dan situasi yang dialami oleh konsumen kami Aa Juju," ujar Frans kepada awak media di Jakarta.
Dia mengatakan permintaan maaf tidak hanya berkaitan dengan pengalaman menggunakan produk, tetapi juga pelayanan yang diberikan tim sales dan aftersales di lapangan.
Hyundai saat ini tengah melakukan penelusuran untuk mencari penyelesaian terbaik bagi konsumen.
Polemik bermula setelah konsumen mengaku kecewa dengan Ioniq 5 yang baru dibelinya secara tunai.
Salah satu persoalan yang disorot ialah kebutuhan parkir paralel, mengingat dirinya tinggal di apartemen dengan area parkir terbatas.
Keluhan kemudian bertambah setelah dia mengaku mengalami kendala saat menggunakan fast charging.






















































