IPP Unika Atma Jaya Ajak Publik Cerdas Kondisi Demokrasi Global lewat Seminar

4 hours ago 13

IPP Unika Atma Jaya Ajak Publik Cerdas Kondisi Demokrasi Global lewat Seminar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

IPP Unika Atma Jaya menggelar seminar publik bertajuk American Democracy under Trump, What Indonesia Could Learn? di Kampus Semanggi, Rabu (7/1). Foto: dok Unika Atma Jaya

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Institute of Public Policy (IPP) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya Salvatore Simarmata, S.Sos., M.A., Ph.D., menyampaikan kemunduran demokrasi kerap bermula dari melemahnya kepemimpinan politik dan institusi, bukan dari masyarakat. 

Hal itu diungkapkan Salvatore saat IPP Unika Atma Jaya menggelar seminar publik bertajuk 'American Democracy under Trump, What Indonesia Could Learn?' di Kampus Semanggi, Rabu (7/1). 

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi akademik untuk membaca dinamika demokrasi presidensial Amerika Serikat sekaligus menarik pembelajaran yang relevan bagi konteks Indonesia.

“Diskusi ini kami selenggarakan sebagai ruang refleksi, bukan untuk meniru dinamika politik di negara lain, melainkan untuk menarik pembelajaran global guna memperkuat fondasi demokrasi, supremasi hukum, dan tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab di Indonesia,” ujar Salvatore.

Diskusi dipandu oleh dosen Prodi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya, Andina Dwifatma, Ph.D., selaku moderator, dengan Dosen Prodi Magister Linguistik Terapan Bahasa Inggris Unika Atma Jaya, Ekarina, Ph.D., yang bertindak sebagai pembawa acara.

Hadir sebagai pembicara utama, Walter F. LaFeber Professor dari Government and Public Policy Cornell University, Prof. Thomas Pepinsky. 

Thomas menekankan diskusi ini tidak dimaksudkan untuk mengajarkan apa yang harus dipelajari Indonesia dari Amerika Serikat, melainkan sebagai ruang refleksi bersama atas dinamika demokrasi presidensial.

Menurutnya, demokrasi merupakan proses yang hidup dan terus diuji oleh waktu, terutama dalam sistem presidensial yang memberikan kewenangan besar kepada eksekutif. 

IPP Unika Atma Jaya menggelar seminar publik bertajuk American Democracy under Trump, What Indonesia Could Learn? di Kampus Semanggi, Rabu (7/1).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |