ISI Yogyakarta Menjamin Kerahasiaan dan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

5 hours ago 24

Selasa, 22 September 2026 – 22:35 WIB

ISI Yogyakarta Menjamin Kerahasiaan dan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Korban kekerasan seksual. Foto: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta memastikan bakal melindungi korban, pelapor dan para saksi kasus kekerasan seksual yang menjerat seorang dosen muda di kampus tersebut.

Korban juga akan mendapatkan pendampingan psikologis dan dijamin masa depan studinya.

Ketua Humas ISI Yogyakarta Daru Tunggul Aji mengatakan pendampingan korban menjadi salah satu fokus kampus kesenian tersebut.

"Kami juga memastikan tidak boleh ada intimidasi, tekanan, ancaman, pembalasan, maupun tindakan lain terhadap korban, pelapor, dan saksi selama maupun setelah proses penanganan berlangsung," katanya, Selasa (22/9).

Menurut Daru, kampus juga menjaga kerahasiaan identitas serta informasi pribadi korban, pelapor, dan saksi selama proses penanganan.

Daru meminta tidak ada pihak yang menyebarluaskan identitas korban karena bisa membahayakan keselamatan penyintas.

Daru mengatakan korban telah mendapatkan pendampingan sejak laporan disampaikan kepada kampus pada Agustus 2026. Pendampingan tersebut antara lain melibatkan tenaga ahli dan psikolog.

"Ada pendamping korban, ada dari ahli, dari psikolog, dari segala macam, dari itu sudah didampingi," katanya.

ISI Yogyakarta memastikan bakal melindungi identitas korban, pelapor dan para sakti kasus kekerasan seksual yang menjerat seorang dosen muda.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |