jpnn.com, JAKARTA - Bank Mega Syariah (BMS) terus memperkuat pendekatan berbasis komunitas melalui berbagai kegiatan, salah satunya Di Antara Doa.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (29/8) ini menghadirkan kajian, diskusi, serta perspektif kesehatan mental bagi masyarakat dengan mengangkat tema “Allah Menilai Proses, Bukan Hanya Hasil”.
Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, yang dihadiri sekitar 1.500 peserta.
Program "Di Antara Doa Vol. 1" yang digelar di Masjid Jami Bintaro Jaya Sektor 1 ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-22 Bank Mega Syariah.
Bank Mega Syariah menyajikan materi yang lengkap dengan perspektif spiritual bersama Ustaz Fatih Karim dan Ustaz Jojo Ali Yusuf, serta pengelolaan kesehatan mental (mental health) bersama Silmy Risman (Muslim Mental Health Educator).
Kemeriahan acara juga dilengkapi dengan berbagai hadiah doorprize bagi peserta termasuk hadiah Grand Prize berupa paket Umrah.
“Bagi kami, pertumbuhan tidak berhenti pada pencapaian angka-angka kinerja. Pertumbuhan juga harus mampu diterjemahkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo.
"Melalui ‘Di Antara Doa’, kami ingin menghadirkan ruang yang relevan bagi masyarakat untuk mendapatkan penguatan spiritual sekaligus perspektif yang lebih utuh dalam memaknai doa, ikhtiar, proses, dan hasil dalam kehidupan," imbuhnya.






















































