Jejak Sejarah KAA 1955 di Hotel Savoy Homann, Kamar Soekarno Hingga Zhou Enlai Masih Bisa Dihuni

5 hours ago 9

Jejak Sejarah KAA 1955 di Hotel Savoy Homann, Kamar Soekarno Hingga Zhou Enlai Masih Bisa Dihuni

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Suasana kamar tipe suite di Hotel Savoy Homann yang pernah diinapi oleh Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno, saat Konferensi Asia Afrika tahun 1955, Sabtu (18/4/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung, tidak bisa dipisahkan dengan Hotel Savoy Homann.

Jarak hotel dengan Gedung Merdeka itu hanya 'sejengkal' atau sekitar 200 meter saja. Saat kegiatan KAA berlangsung pada 18 April 1955, sebanyak 29 negara dari Asia dan Afrika menghadiri konferensi internasional itu.

Beberapa delegasi penting menginap di hotel di kawasan Asia Afrika itu, seperti Hotel Savoy Homann dan Hotel Preanger.

Di Hotel Savoy Homann masih tersimpan jejak sejarah KAA 1955. Ada tiga kamar yang pernah diinapi pemimpin negara, yakni Ir Soekarno (Presiden Indonesia), Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India), dan Zhou Enlai (Perdana Menteri Tiongkok).

Wisatawan pun bisa menginap di tiga kamar eksklusif tersebut.

Marketing Communications (Marcomm) Hotel Savoy Homann, Yuke Yulianti mengatakan, posisi kamar kelas Homann Suite itu ada di sudut hoek hotel.

Soekarno menempati kamar nomor 244 di lantai 2. Sementara, Nehru di kamar 344 dan Zhou Enlai di nomor 444.

"Di dalam kamar itu ada dua bedroom, ada bathtub, dan dua kamar mandi. Selama KAA berlangsung (Soekarno) tidur di situ," kata Yuke saat ditemui JPNN di Hotel Savoy Homann, Sabtu (18/4/2026).

Hotel Savoy Homann Bandung menyimpan jejak KAA 1955, termasuk kamar Soekarno, Nehru, dan Zhou Enlai yang masih terjaga dan bisa disewa wisatawan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |