jatim.jpnn.com, JEMBER - Dua kereta api di wilayah Daop 9 Jember mengalami keterlambatan parah imbas insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur, Jawa Barat. Kereta yang terdampak yakni KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres.
Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas terjadinya kelambatan perjalanan KA Pandalungan relasi Gambir–Jember dan KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Ketapang," ujar Cahyo, Rabu (29/4).
Menurut dia, keterlambatan terjadi akibat proses evakuasi rangkaian KA Argobromo Anggrek dan Commuterline yang mengalami gangguan operasional di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.
Akibatnya, perjalanan sejumlah kereta harus antre dan dilakukan pengaturan ulang pola operasi demi keselamatan.
"KA Pandalungan tercatat mengalami kelambatan hingga 277 menit dengan estimasi tiba di Stasiun Jember pada pukul 14.00 WIB," katanya.
Sementara itu, KA Blambangan Ekspres lebih parah, dengan keterlambatan mencapai 570 menit dan estimasi tiba di Stasiun Ketapang, Banyuwangi, pukul 16.15 WIB.
Meski demikian, KAI berupaya menekan dampak keterlambatan untuk perjalanan berikutnya.


















































