bali.jpnn.com, PADANG - Semen Padang tampaknya harus mulai bersiap mengucapkan selamat tinggal pada kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan.
Harapan untuk bertahan di Super League kian menemui jalan buntu setelah "Kabau Sirah" dipermalukan di depan pendukungnya sendiri.
Menjamu Madura United di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (29/4) sore, target tiga poin yang diusung tuan rumah justru berantakan.
Gol tunggal Junior Brandao di menit ke-15 memastikan kekalahan Semen Padang atas tim tamu, Madura United.
Dengan koleksi hanya 20 poin dari 30 laga, napas tim kebanggaan Ranah Minang bertahan di Super League musim depan, hampir mustahil terjadi.
Hanya menyisakan lima pertandingan, berat bagi skuad Kabau Sirah meraih seluruh kemenangan agar tidak tergelincir ke Liga 2 musim depan.
Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury tidak ingin mencari kambing hitam seusai skuad Kabau Sirah dipermalukan di kandang sendiri.
Mantan pelatih Malut United ini secara terbuka memohon maaf kepada seluruh pendukung setia Semen Padang atas hasil minor ini.


















































