Kafe Kopi Eyang Buang Kucing dalam Karung, Wali Kota Bandung Merespons Keras

3 hours ago 16

Rabu, 14 Januari 2026 – 12:30 WIB

Kafe Kopi Eyang Buang Kucing dalam Karung, Wali Kota Bandung Merespons Keras - JPNN.com Jabar

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Jagat media sosial dihebohkan dengan insiden membuang kucing hidup-hidup yang terjadi di salah satu kedai kopi atau kafe di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung.

Kucing tersebut dimasukkan ke dalam karung berlapis, lalu diikat dan dibuang ke tempat sampah. Mendengar ada suara kucing dari balik karung, warga yang menemukan kemudian menyelamatkannya.

Aksi itu pun viral dan memancing amarah warganet. Belakangan, seusai jadi perbincangan di media sosial, manajemen kafe menyampaikan permintaan maafnya melalui akun Instagram.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pun ikut memberi komentarnya soal perbuatan membuang kucing yang dilakukan pegawai kafe. Meski bukan masuk unsur pidana, tetapi secara adab itu tak pantas.

"Itu kan sudah menjadi kelompok atau masyarakat yang sudah memiliki peradaban tersendiri. Tentu kami akan melakukan peneguran dan penelusuran," kata Farhan di Bandung, Rabu (14/1/2026).

Orang nomor satu di Kota Bandung itu paham dengan banyaknya pencinta kucing di Bandung. Terlebih kini kegiatan street feeding atau gerakan memberi makan kucing liar juga banyak digandrungi masyarakat.

Namun, kegiatan sosial ini justru memunculkan dampak lain yakni populasi kucing liar yang tak terkendali. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), per tahun 2022 jumlah populasi kucing liar di Bandung sebanyak 15 ribu ekor.

Karena itu, pada tahun 2025, DKPP menggulirkan program sterilisiasi kucing dengan target 1.000 ekor.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bakal menegur manajemen kafe yang membuang kucing hidup-hidup dan dimasukkan ke dalam karung.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |