jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama melakukan safari Ramadan ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra melalui program kemanusiaan bertajuk “Ramadan Ceria: Synergy of Harmony".
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran nyata pemuda di tengah masyarakat yang tengah menghadapi ujian akibat bencana alam yang melanda beberapa daerah dalam beberapa waktu terakhir.
Dia menjelaskan safari ramadan KNPI diawali pada 4–5 Maret 2026 di wilayah Aceh yang terdampak banjir cukup luas dan menyebabkan banyak warga harus berjuang memulihkan kehidupan mereka.
"Dalam kegiatan tersebut, KNPI menyalurkan 1.000 santunan kepada masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan keluarga yang mengalami kesulitan akibat bencana," kata Haris Pertama dalam keterangannya, Jumat (6/3).
Haris menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kita untuk saling menguatkan. KNPI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak sendirian menghadapi situasi ini,” lanjutnya.
Setelah kegiatan di Aceh, safari Ramadan KNPI akan berlanjut ke Sumatera Barat, yang juga mengalami bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Dalam rangkaian kegiatan ini, KNPI menargetkan sekitar 1.000 penerima manfaat dari program santunan dan bantuan kemanusiaan.





.jpeg)














































