jateng.jpnn.com, KABUPATEN MAGELANG - Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu mencari dua korban banjir lahar hujan Gunung Merapi yang masih hilang di aliran Sungai Senowo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Memasuki hari keempat operasi pencarian, Jumat (6/3), area pencarian diperluas hingga sekitar tujuh kilometer dari lokasi kejadian korban (LKK).
Koordinator SAR Gabungan Arif Yulianto mengatakan tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat proses pencarian.
“Pencarian dilakukan secara manual maupun menggunakan alat berat,” kata Arif di Magelang, Jumat (6/3).
SRU pertama menyisir lokasi kejadian hingga sekitar 400 meter menuju dam dengan bantuan dua alat berat untuk mengangkat material pasir dan bebatuan yang menutup aliran sungai.
Sementara itu, SRU kedua difokuskan di titik penemuan korban kedua, yakni Heru. Di lokasi tersebut tim juga memperluas area pencarian menggunakan alat berat untuk memastikan tidak ada korban yang tertimbun material.
Adapun SRU ketiga melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Senowo sejauh dua kilometer ke arah hilir.
Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada korban yang terseret arus lahar hingga ke bagian sungai yang lebih jauh.


.jpeg)














































