jatim.jpnn.com, SURABAYA - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan titik api pada peristiwa kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur mengalami perambatan ke arah Bukit B29.
"Belum padam, api merambat lagi karena angin, merambat ke timur arah ke kawasan B29," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanti Tjahja Nugraha saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (8/8).
Seluruh petugas gabungan sedang mengupayakan agar kobaran api dapat dipadamkan, sehingga penyebarannya tak sampai meluas ke area lain.
Melebarnya jalur api, kata dia, secara otomatis akan menambah luas lahan yang terbakar.
Namun, sampai sekarang untuk angka pasti perihal berapa total lahan yang terbakar pihaknya masih belum melakukan penghitungan.
"Semestinya luasannya bertambah," ucapnya.
Dari data terakhir, luas area lahan yang terbakar di kawasan Gunung Bromo 176 hektare. Sedangkan, titik awal kebakaran terjadi di area Blok Bantengan, pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB.
Setelah itu, kobaran api menyebar hingga ke area Watu Gede maupun Blok Jantur yang lokasinya berada di sekitar Blok Bantengan.



















































