jpnn.com, BEKASI - UMKM asal Kabupaten Bekasi, CV Ikapeksi Agro Industri, berhasil membawa produk Kecap Oishii menembus pasar internasional.
Melalui pendampingan dan asistensi Bea Cukai Bekasi, UMKM ini mampu melaksanakan ekspor secara mandiri dan berkelanjutan ke Arab Saudi.
Ini sekaligus menjadi contoh nyata peran Bea Cukai dalam mendorong UMKM berorientasi ekspor.
CV Ikapeksi Agro Industri berdiri pada 2017 dan bergerak di bidang pangan olahan.
Nurjannah Dongoran selaku pendiri UMKM tersebut melihat peluang besar pada produk kecap yang dekat dengan keseharian masyarakat.
“Setiap rumah pasti memiliki kecap di dapurnya, sehingga kami berpikir peluangnya besar dan tidak akan sulit untuk memasarkannya,” ujar Nurjannah.
Berbekal latar belakang pendidikan di bidang pangan, Nurjannah menghadirkan kecap berbahan alami tanpa aditif.
Kecap Oishii dibuat dari kedelai lokal non-GMO yang difermentasi dengan gula kelapa dan rempah-rempah asli Indonesia, seperti jahe, sereh, lengkuas, dan bawang putih.





















































