Keluarga Kopilot Smart Air Soroti Pengamanan Bandara Korowai

3 hours ago 19

Jumat, 13 Februari 2026 – 20:28 WIB

Keluarga Kopilot Smart Air Soroti Pengamanan Bandara Korowai - JPNN.com Papua

Prosesi pemakaman kopilot pesawat Smart Air Capt Baskoro Adi Anggoro di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026). Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza

papua.jpnn.com, JAYAPURA - Keluarga kopilot pesawat Smart Air Capt Baskoro Adi Anggoro, yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat mendarat di Bandara Korowai, Papua, menyoroti minimnya pengamanan di bandara tersebut.

Paman korban, Doni (56), menilai peristiwa itu seharusnya menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk mengevaluasi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, khususnya di daerah rawan.

"Seharusnya, penerbangan sipil itu ada pengamanan. Ini kok tidak ada. Orang tua juga sempat kaget, kenapa tidak dijaga," kata Doni saat ditemui di rumah duka di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026).

Menurut dia, sebelum berangkat menjalankan tugas, orang tua Baskoro sempat merasa ragu dan khawatir dengan kondisi bandara tujuan.

Kekhawatiran itu muncul karena lokasi tersebut dikenal memiliki tingkat keamanan yang terbatas.

“Orang tuanya sempat nanya, 'aman tidak?', dia jawab 'aman'. Mungkin dia tidak mau bikin orang tuanya khawatir," ujar Doni.

Baskoro diketahui baru lima hari menjalani penugasan ke Papua. Meski telah lima tahun berkarier sebagai pilot, almarhum jarang terbang ke wilayah tersebut.

Penugasan itu juga disebut datang secara mendadak, yakni setelah Baskoro sempat menjalani perawatan medis sebelumnya.

Keluarga kopilot pesawat Smart Air Capt Baskoro Adi Anggoro, yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |