Kemenkes Bakal Pacu Imunisasi Campak Anak Seusai dapat Peringatan dari Australia

14 hours ago 17

Kemenkes Bakal Pacu Imunisasi Campak Anak Seusai dapat Peringatan dari Australia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kegiatan imunisasi. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bakal menggencarkan imunisasi campak dan rubella (MR) terhadap anak PAUD dan TK mulai pekan depan.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan imunisasi ini dilakukan seusai adanya notifikasi dari Australia terkait kasus campak WNA yang berpergian ke Indonesia.

"Jadi, penguatan imunisasi kita lakukan secara rutin dan imunisasi kejar MR, terutama pada wilayah dengan cakupan rendah. Itu kami lakukan,” ujar Andi dikutip Jumat (27/2).

“Kemudian, yang kedua adalah pemberian imunisasi MR tambahan pada daerah-daerah dengan KLB tahun 2025-2026, dan MR tambahan ini merupakan crash program," tambahnya.

Kemenkes juga berupaya menggandeng pemerintah daerah, tokoh agama dan organisasi profesi di daerah yang rendah angka imunisasinya karena tingginya angka penolakan vaksin.

Andi membeberkan pada 2025 ada 116 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak terkonfirmasi di 89 kabupaten-kota di 16 provinsi. 

Kasus suspek 63.769, termasuk di dalamnya konfirmasi  11.094. Ada 69 kasus yang meninggal, dan fatality rate sebesar 0,1 persen, seperti negara-negara maju yang menghadapi campak.

Lima provinsi KLB terbanyak pada 2025 yakni Jawa Timur, Banten, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bakal menggencarkan imunisasi campak dan rubella (MR) terhadap anak PAUD dan TK mulai pekan depan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |