bali.jpnn.com, BIMA - Kanwil Kemenkum NTB melakukan pemantauan potensi Kekayaan Intelektual (KI) di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Jumat (21/8).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi sebelumnya dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima dalam rangka menggali serta mengidentifikasi potensi KI yang dimiliki masyarakat di wilayah tersebut.
Pemantauan dilakukan melalui koordinasi dan diskusi bersama Camat Parado serta pemerintah Desa Parado Rato, Desa Parado Lere, dan Desa Parado Kanca.
Dalam kegiatan tersebut, teridentifikasi sejumlah potensi lokal yang dinilai perlu didata dan dikaji lebih lanjut, di antaranya Kelapa Ni’u Karene dan Sambal Jeruk Parado.
Kedua potensi tersebut memiliki karakteristik serta pengetahuan pengolahan yang berkembang di tengah masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun.
Untuk Kelapa Ni’u Karene, masyarakat menyampaikan bahwa kelapa tersebut merupakan jenis kelapa kopyor dengan karakteristik daging buah yang lebih tebal serta cita rasa yang lebih manis dan gurih.
Pemanfaatannya selama ini masih didominasi untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk diolah menjadi minyak kelapa.
Tim Kanwil Kemenkum NTB kemudian melakukan kunjungan langsung ke kebun masyarakat untuk melihat tanaman dan buah kelapa sekaligus mencoba produk tersebut sebagai bagian dari pemantauan awal.



















































