bali.jpnn.com, DENPASAR - Klasemen Super League 2025-2026 bergerak dinamis setelah dua laga pekan ke-24 bergulir di dua tempat kemarin.
Yang menarik, hasil dua laga ini ikut memanaskan peta persaingan tiga klub penghuni zona degradasi.
Di Stadion Brawijaya, Kediri, tuan rumah Persik menantang PSBS Biak, sementara Persijap melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Di Stadion Brawijaya, Persik berhasil comeback sempurna seusai sukses menyudahi perlawanan PSBS Biak dengan skor akhir 2 – 1.
Pada laga tersebut, tuan rumah Persik Kediri telat panas, setelah terlebih dahulu pemain PSBS Biak, Ruyery Blanco membobol gawang Leonardo Navacchio menit ke-48.
Namun, mendekati menit akhir pertandingan, Persik Kediri tampil agresif dan mencetak dua gol melalui penggawa lokal, Hamra Hehanusa menit ke – 79 dan Muhammad Firly menit ke-88.
Kemenangan Persik Kediri ini membuat PSBS Biak tak bisa beranjak dari zona degradasi.
PSBS Biak masih bertahan di peringkat ke-16 dengan 18 poin, hasil dari empat kali menang, enam kali seri dan 14 kali kalah.

















































