KNPI: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi

4 days ago 21

 Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Umum KNPI Haris Pertama. Foto: Antara/Dokumentasi Pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengingatkan semua pihak agar menjaga kritik agar tidak berkembang menjadi provokasi yang dapat mengganggu stabilitas nasional. 

Hal itu diungkapkan Haris menanggapi pernyataan Ubedillah Badrun yang menyebut pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai beban bangsa. 

Menurutnya, pernyataan tersebut sarat opini politis yang dibungkus seolah-olah sebagai pandangan akademik.

“Jangan bungkus opini politis dengan jubah akademisi. Publik bisa membedakan mana kritik berbasis kajian, mana yang sekadar retorika,” ujar Haris dalam keterangannya, Sabtu (11/4).

Menurutnya, pernyataan yang menyebut pemerintahan Presiden Prabowo dan Gibran sebagai “beban bangsa” merupakan generalisasi berlebihan yang tidak mencerminkan kedalaman analisis ilmiah. 

"Kritik sah saja, tetapi substansi kritik Ubed ini justru berpotensi menyesatkan opini publik karena tidak disertai data dan kerangka analisis yang utuh", jelasnya. 

Haris juga menyoroti narasi ajakan pemakzulan yang dilontarkan. 

Ia menilai wacana tersebut tidak boleh disederhanakan menjadi konsumsi publik tanpa dasar konstitusional yang kuat.

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengingatkan semua pihak agar menjaga kritik agar tidak berkembang menjadi provokasi yang dapat mengganggu stabilitas nasional

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |