jatim.jpnn.com, SURABAYA - BPBD Surabaya membeberkan kronologi tewasnya seorang pekerja setelah tertimpa peti kemas yang jatuh dari Kapal Pacific 8 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (2/2).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya Linda Novanti mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 WIB.
“Kronologinya, ada 6 orang (di lokasi), 4 dari TKMB (tenaga kerja bongkar muat), 1 ABK (anak buah kapal), dan 1 foreman PMT,” kata Linda saat dikonfirmasi.
Menurut Linda, Kapal Pacific 8 tiba-tiba miring ketika proses pembongkaran muatan tengah berlangsung. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah peti kemas jatuh ke laut.
“Ketika terjadi kemiringan di kapal, muatan (peti kemas) mulai berjatuhan, dan enam orang yang sedang kerja berusaha menyelamatkan diri untuk evakuasi ke dermaga,” ujarnya.
Namun, dari enam orang tersebut, hanya lima yang berhasil menyelamatkan diri. Sementara satu pekerja berinisial K (68), warga Lamongan, tertimpa peti kemas.
“Lima orang yang berhasil selamat ke dermaga sempat menyaksikan korban terhimpit kontainer dalam keadaan tidak sadar. Sekian detik kontainer terbuka lalu hanyut,” jelas Linda.
Dia menambahkan saat kejadian korban mengenakan seragam biru TKBM, helm putih, serta kacamata.

















































