jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku terkejut sekaligus kagum saat meninjau langsung aktivitas pembelajaran dan unit praktik di SMKN 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Senin (9/2).
Khofifah bangga melihat langsung kemampuan, keterampilan, serta etos kerja para siswa SMKN 1 Buduran. Menurutnya, apa yang ditampilkan siswa bukan sekadar praktik sekolah, melainkan sudah mencerminkan standar kerja dunia industri.
Dia meninjau berbagai unit teaching factory (tefa), mulai dari Galeri Ageman (tata busana), dapur produksi dan tata boga, Resto Pawon Satu, Tefa Cafe, Edotel, hingga Edo Salon.
Seluruh proses pembelajaran dinilai berjalan profesional, terstruktur, serta berorientasi pada kualitas layanan kepada publik.
“Terus terang saya takjub. Anak-anak ini bukan sekadar belajar, tetapi sudah bekerja seperti di industri yang sebenarnya. Cara mereka melayani, memproduksi, memasarkan, hingga menjaga kualitas, semuanya menunjukkan kesiapan masuk dunia kerja dan dunia usaha,” ujar Khofifah.
Di Galeri Ageman, Khofifah kembali dibuat terkejut setelah mengetahui karya tata busana siswa SMKN 1 Buduran telah menembus pasar internasional dan tampil dalam ajang fashion di Hong Kong.
“Produk-produk yang ditampilkan sudah berkelas dunia,” katanya.
Pada unit tata boga, Khofifah mengapresiasi produk siswa yang telah masuk pasar digital, menerima banyak pesanan baik satuan maupun dalam jumlah besar dari perusahaan dan instansi, bahkan sebagian produk telah masuk e-katalog.

















































