jateng.jpnn.com, KUDUS - Seorang balita berinisial IN (5) yang dilaporkan hanyut di anak Sungai Perak, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia pada Senin (12/1).
Korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan setelah pencarian intensif. Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (11/1) sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat itu, korban diketahui bermain sepeda di sekitar genangan limpasan air anak Sungai Perak dalam kondisi cuaca hujan. Jalan yang licin diduga menjadi penyebab sepeda korban tergelincir hingga membuatnya terjatuh ke sungai dan terseret arus deras.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang Budiono mengatakan menerima laporan kejadian pada Senin pagi (12/1) pukul 06.15 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim SAR dari Pos Basarnas Jepara segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim SAR menuju lokasi kejadian dan melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan,” ujar Budiono.
Dia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, korban bermain sepeda bersama dua kakaknya di sekitar genangan limpasan air sungai.
Kondisi hujan menyebabkan permukaan jalan licin, sehingga sepeda yang dikendarai korban tergelincir dan korban jatuh ke sungai.



















































