jateng.jpnn.com, SEMARANG - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun ini difokuskan pada aspek pengobatan, bukan hanya pemeriksaan kesehatan semata.
Dia menjelaskan pemeriksaan kesehatan tetap penting dilakukan secara rutin. Menurutnya, masyarakat menjalani pemeriksaan minimal satu kali dalam setahun karena makin sering melakukan pemeriksaan, peluang hidup sehat dan usia panjang semakin besar.
"Minimal setahun sekali cek, setahun banyak cek maka pasti usianya makin panjang," kata Budi seusai Penganugerahan Piagam Muri Pemeriksaan Kesehatan Gratis Terintegrasi SatuSehat pada Pekerja di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi Kota Semarang, Selasa (10/2).
Namun, dia menekankan bahwa hasil pemeriksaan harus ditindaklanjuti dengan pengobatan apabila ditemukan penyakit.
Misalnya, tekanan darah normal tidak perlu diobati, tetapi tekanan darah tinggi wajib mendapatkan penanganan medis. Hal serupa juga berlaku untuk kadar gula darah dan kolesterol.
Jika hasilnya normal, tidak perlu pengobatan. Sebaliknya, jika tinggi, harus segera diobati.
"Gula darah normal tidak usah diobati, kalau tinggi harus diobati. Jadi fokusnya cek kesehatan gratis bukan hanya dicek, tetapi diobati," ujarnya.
Selain itu, program CKG diharapkan dapat dilakukan secara rutin setiap tahun, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi.

















































