jateng.jpnn.com, SEMARANG - Temuan mengejutkan terjadi di sebuah rumah yang tengah direnovasi di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pekerja bangunan menemukan mortir aktif kaliber 60 yang tersimpan di dalam rumah tersebut.
Penemuan benda berbahaya itu segera dilaporkan kepada aparat kepolisian. Petugas gabungan TNI dan Polri kemudian diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.
Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo mengatakan mortir tersebut ditemukan saat proses pembongkaran rumah yang akan direnovasi. Awalnya, pekerja menemukan sebuah bungkusan plastik mencurigakan yang ternyata berisi amunisi aktif.
"Laporan dari warga langsung kami tindak lanjuti untuk memastikan keamanan lokasi," kata Hengky, Selasa (7/7).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, mortir itu diduga telah tersimpan selama puluhan tahun. Amunisi tersebut diduga berasal dari temuan di area persawahan yang kemudian disimpan oleh pemilik rumah terdahulu.
Menurut Hengky, kakek dari salah satu saksi diduga menemukan mortir tersebut saat menggarap sawah di kawasan Banyumanik beberapa dekade silam. Namun, keberadaannya baru terungkap ketika bangunan dibongkar untuk proses renovasi.
Setelah menerima laporan, kepolisian berkoordinasi dengan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Peralatan Kodam IV/Diponegoro untuk melakukan penanganan sesuai standar keamanan.
Mortir aktif itu kemudian dievakuasi ke lokasi khusus milik Satuan Peralatan Kodam IV/Diponegoro guna menjalani prosedur pengamanan lebih lanjut.


















































