Motif Penganiayaan Mahasiswa Papua di Jogja

3 hours ago 22

Selasa, 20 Januari 2026 – 08:07 WIB

Motif Penganiayaan Mahasiswa Papua di Jogja - JPNN.com Jogja

Konferensi pers pengungkapan kasus penusukan mahasiswa asal Papu di Bantul. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Kepolisian Resor (Polres) Bantul mengungkap motif di balik kasus penganiayaan maut yang menimpa seorang mahasiswa asal Papua di wilayah Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Pelaku berinisial AA (23) nekat menghabisi nyawa korban, AG (20), yang ternyata masih memiliki hubungan darah dengannya.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ahmad Mirza mengatakan bahwa insiden berdarah yang terjadi pada Sabtu pagi (17/1) tersebut dipicu oleh masalah sepele yang menyulut emosi pelaku.

Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula ketika pelaku dan korban berjanji untuk mengonsumsi minuman keras (miras) di sebuah lokasi yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Seusai mengonsumsi miras, keduanya berboncengan menggunakan satu sepeda motor dengan posisi korban (AG) sebagai pengendara dan pelaku (AA) sebagai pembonceng.

Di tengah perjalanan, motor yang mereka kendarai menabrak sebuah pohon.

"Motif pelaku dikarenakan emosi saja. Saat itu korban membonceng pelaku kemudian menabrak pohon. Setelah itu terjadi pertikaian dan perkelahian antara keduanya," ujar AKP Ahmad Mirza dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (19/1).

Dalam perkelahian tersebut, AA yang sudah membawa senjata tajam (sajam) langsung menusuk korban.

Meski sempat diketahui oleh warga yang melintas, warga tidak berani melerai hingga akhirnya menemukan korban dalam posisi tengkurap di pinggir rumah warga dengan luka serius.

Polisi menangkap seorang mahasiswa Papua yang menusuk kerabatnya karena tersulut emosi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |