Mantapkan Kesiapan Mudik, Jasa Raharja Gelar Ngobrol Santai Bareng Pakar Transportasi

5 hours ago 21

Mantapkan Kesiapan Mudik, Jasa Raharja Gelar Ngobrol Santai Bareng Pakar Transportasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kegiatan Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi yang digelar Jasa Raharja dan Polri. Dok: source for JPNN.

jpnn.com, JAKARTA - Jasa Raharja menggelar forum diskusi bertajuk Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi yang mempertemukan para pakar transportasi, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, pada Rabu (11/3) ini menjadi ruang dialog untuk menghimpun berbagai pandangan strategis terkait keselamatan transportasi dan pengelolaan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Hadir dalam diskusi tersebut sejumlah pakar transportasi, di antaranya Ki Darmaningtyas, bersama para akademisi dan perwakilan komunitas transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Forum ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin serta Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Direktur Utama Jasa Raharja menyampaikan bahwa diskusi bersama para pakar transportasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.

“Dalam pertemuan sore ini kami menerima banyak masukan dari para pakar transportasi. Banyak hal yang saling bersambut, termasuk penjelasan dariKakorlantas mengenai kesiapan Operasi Ketupat Lebaran. Bagi kami di Jasa Raharja, momen ini sangat penting karena menyangkut keselamatan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Awaluddin.

Dia menjelaskan Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah operasional dalam program Siaga Lebaran 2026. Di antaranya melalui mobilisasi sekitar 2.000 personel di 29 kantor wilayah, 63 cabang, dan 38 kantor pelayanan di seluruh Indonesia, serta penguatan 29 Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat yang terdiri dari lima tim terpusat dan 24 tim yang tersebar di berbagai daerah.

Selain itu, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam 25 Pos Pelayanan Terpadu di sejumlah wilayah strategis jalur mudik, serta memberikan dukungan operasional melalui 15 hibah tenda taktis untuk mendukung pelayanan selama Operasi Ketupat.

“Kami juga memperkuat sistem monitoring digital melalui integrasi data kecelakaan secara online dengan rumah sakit, serta menjalankan kegiatan edukasi dan imbauan keselamatan di sekitar 1.700 titik lokasi. Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif bersama stakeholder, termasuk dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” kata Awaluddin.

Jasa Raharja menggelar kegiatan ngobrol santai bersama para pakar transportasi untuk memantapkan kesiapan mudik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |