jatim.jpnn.com, MAGETAN - Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan tujuh motor wisatawan yang tercebur ke Telaga Sarangan akibat longsor tidak mendapatkan asuransi meski kerugian mencapai Rp30 juta.
Kabid Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan Eka Radityo menjelaskan tiket masuk yang dibeli wisatawan tidak mencakup kerusakan kendaraan. Asuransi hanya berlaku untuk keselamatan jiwa pengunjung.
“Beli tiket, tetapi asuransinya itu asuransi jiwa. Jadi, bila wisatawan luka atau meninggal itu yang dapat asuransi,” ujar Eka, Minggu (18/1).
Dengan demikian, kerusakan motor akibat kejadian ditanggung masing-masing wisatawan.
Diberitakan sebelumnya, suasana wisata di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan mendadak menjadi kepanikan setelah tebing di sekitar lokasi mengalami longsor pada Sabtu (17/6).
Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah sepeda motor milik wisatawan terseret material tanah hingga jatuh ke dalam telaga. Insiden terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, saat kawasan wisata sedang ramai dikunjungi pelancong.
Tanah di sisi jalan tiba-tiba ambrol dan menyeret kendaraan yang sedang terparkir di tepi jalur wisata.
Selain sepeda motor, beberapa perlengkapan pengunjung seperti helm turut terbawa longsoran. Sejumlah orang sempat terseret, namun berhasil menyelamatkan diri dan dievakuasi tanpa mengalami luka serius. (mcr23/jpnn)



















































