jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Perjuangan Persib Bandung di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) harus terhenti di tangan Ratchaburi FC.
Klub berjuluk Maung Bandung itu tidak bisa mengejar defisit dua gol, atas kekalahan di leg pertama.
Tak hanya untuk pelatih dan pemain, suporter juga ikut merasakan kekecewaan karena perjuangan tim kesayangannya di level Asia harus berhenti.
Sialnya, alih-alih memberikan semangat untuk bangkit kembali kepada para pemain Persib, oknum bobotoh justru turun ke lapangan dan mengejar wasit Majed Mohammed Alshamrani yang memimpin jalannya pertandingan semalam.
Bobotoh di tribun selatan juga melemparkan botol air mineral hingga petasan ke arah lapangan. Pelatih dan para pemain bahkan turun tangan menenangkan massa.
Pelatih Persib Bojan Hodak pun ikut mengomentari ulah Bobotoh yang memalukan tersebut. Pasalnya, tim terancam dijatuhi sanksi berat oleh federasi sepak bola AFC.
Hodak mengatakan, ketertiban suporter yang datang mendukung semalam dirusak oleh sebagian oknum tak bertanggung jawab. Bobotoh meluapkan perasaan kecewa dengan cara yang tidak dewasa.
Kehadiran suporter di stadion justru berdampak baik karena memberi tekanan kepada lawan. Hal itu terbukti saat Bangkok United dan Ratchaburi FC yang kesulitan membuat gol di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).















































