jabar.jpnn.com, SUKABUMI - Operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terhenti sejak akhir Januari 2026.
Penghentian tersebut diduga dipicu konflik internal antara pengelola dapur dan pihak yayasan yang bekerja sama dalam pelaksanaan program.
Dapur MBG tersebut mulai beroperasi pada Agustus 2025 dan sebelumnya melayani hingga 3.500 penerima manfaat.
Namun, kegiatan produksi makanan bergizi itu kini berhenti dan berdampak pada ribuan penerima manfaat serta puluhan relawan dapur.
Pengelola SPPG Buniwangi, Tini Suhartini, menjelaskan bahwa dapur yang dikelolanya bekerja sama dengan Yayasan Gunung Gede Bersahaja yang dipimpin Rima Triyana.
Menurut Tini, operasional dapur berhenti setelah akses pengelolaan keuangan pada virtual account yang digunakan untuk operasional diganti oleh pihak yayasan.
Dalam mekanisme penyaluran dana operasional MBG, virtual account tersebut memiliki peran penting, terutama bagi pihak yang berstatus sebagai maker, yakni pihak yang memiliki kendali terhadap aliran dana operasional dapur.
Tini menduga perubahan akses tersebut terjadi setelah dirinya menghentikan komitmen pembayaran kepada yayasan.

















































