kalsel.jpnn.com, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin mengevaluasi pengurangan kawasan kumuh pada 2025 yang mencapai ratusan hektare di lima kecamatan.
Kabid Pemukiman Dinas Pemukiman dan Perumahan Kota Banjarmasin Hizbulwathon menyampaikan wilayah kumuh hingga 2024 masih tersisa sekitar 350 hektare.
Menurut dia, pengurangan kawasan kumuh tahun 2025 dilakukan secara terintegrasi. Selain perbaikan pemukiman atau rumah warga yang tidak layak huni, juga fasilitas infrastruktur lainnya seperti jalan lingkungan.
"Hal inilah yang kami evaluasi untuk meningkatkan pengurangan pada tahun depan," ujarnya.
Hizbulwathon menyampaikan kawasan kumuh di kota ini didominasi permukiman di pinggiran sungai.
Menurut dia, pemerintah kota akan melakukan berbagai kebijakan untuk penanganan secara maksimal di tahun depan, sesuai misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera.
Dia menyebut Pemkot Banjarmasin juga membuat sebuah inovasi melalui website "DiKayuh Baimbai" untuk penanganan kawasan kumuh ini.
Inovasi "DiKayuh Baimbai" memberikan waktu pelayanan yang lebih singkat dalam melakukan verifikasi usulan masyarakat terkait penanganan kumuh.















































