jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan atau Zulhas membeberkan skema dan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan 2026.
Menurunya, selama bulan puasa menu MBG untuk siswa yang berpuasa akan disesuaikan. Makanan basah seperti nasi dan lauk pauk diganti dengan menu kering yang bisa dikonsumsi saat berbuka maupun sahur.
“Bulan puasa nanti bagi yang berpuasa dikasih makan dengan kering. Tadi ada contohnya. Ada telur, direbus saja. Jadi, kapan saja bisa dimakan. Dua roti, bisa ditambah kurma, ada kacang juga,” kata Zulhas saat meninjau SPPG Nikmat Barokah di Jalan Raya Kedung Asem, Rungkut, Surabaya, Kamis (19/2)
Sementara itu, untuk santri di pondok pesantren, waktu distribusi digeser dari siang hari menjadi menjelang waktu berbuka puasa.
“Yang pondok pesantren geser. Biasanya kami makan siang, bisa dikasih pada waktu buka puasa, waktunya geser. Ibu-ibu hamil dan yang non-muslim tetap,” ujarnya.
Adapun untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan penerima manfaat non-muslim, program MBG tetap berjalan seperti biasa pada siang hari.
Selain meninjau pelaksanaan program, Zulhas juga menyosialisasikan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.
Dia sekaligus mendorong percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG.















































