BPOM Denpasar Uji 27 Sampel Pedagang Takjil di Kampung Wanasari, Ini Hasilnya

2 hours ago 19

Kamis, 19 Februari 2026 – 20:39 WIB

BPOM Denpasar Uji 27 Sampel Pedagang Takjil di Kampung Wanasari, Ini Hasilnya - JPNN.com Bali

Petugas BBPOM Denpasar menguji produk pangan olahan yang dijual di Pasar Ramadan Kampung Muslim Wanasari, Denpasar, Bali, Kamis (19/2). Foto: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

bali.jpnn.com, DENPASAR - Pedagang takjil mulai bermunculan pada bulan Ramadan.

Di Kampung Muslim Wanasari, depan Masjid Baiturrahmah, Denpasar, pedagang takjil mulai membuka lapak sejak Kamis (19/2) sore, menjajakan makanan dan minuman pembuka puasa Ramadan.

Untuk menjamin produk makanan yang dijual tidak mengandung zat berbahaya, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar, Bali, turun tangan.

BBPOM Denpasar minta pedagang takjil tak menjual produk takjil yang mengandung zat berbahaya.

Imbauan itu dikeluarkan BBPOM Denpasar setelah menguji 27 sampel produk yang dijual di Pasar Ramadan Kampung Muslim Wanasari.

27 sampel yang diambil itu, di antaranya sate lilit, jajanan, es, bakso, dan terasi.

Produk-produk ini dipilih untuk diuji kandungan zat berbahaya, seperti pewarna tekstil, boraks, dan formalin.

Hasilnya seluruh sampel dinyatakan aman dari zat berbahaya.

Di Kampung Muslim Wanasari, depan Masjid Baiturahmah, Denpasar, pedagang takjil mulai membuka lapak sejak Kamis (19/2) sore, menjajakan makanan dan minuman

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |