jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya menyatakan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan memberikan apresiasi kepada 26 pelaku usaha yang dinilai patuh dan inovatif dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam acara yang digelar di Graha Sawunggaling, Kamis (18/12).
Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan administratif, melainkan apresiasi atas komitmen pelaku usaha dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memenuhi ketentuan perizinan lingkungan secara konsisten.
“Menjaga lingkungan bukan hanya soal memenuhi aturan, tapi soal tanggung jawab moral. Kota ini tidak boleh rusak karena akan kita wariskan kepada anak cucu dalam kondisi yang baik,” ujar Eri.
Dia menekankan pentingnya membangun kepercayaan antara pemerintah dan dunia usaha melalui kolaborasi yang jujur dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya diukur dari keuntungan, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan.
“Saya ingin usaha di Surabaya dibangun dengan hati. Kalau lingkungannya terjaga dan hubungan dengan warga sekitar baik, maka keberkahan usaha akan hadir,” imbuhnya.
Eri juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya untuk menyempurnakan skema penilaian ketaatan lingkungan.


















































