jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjalin kerjasama dengan 38 hotel di Kota Pahlawan, Jumat (6/2).
Kerja sama bertajuk Peningkatan Perekonomian Melalui Pemenuhan Kebutuhan Usaha dan Tenaga Kerja pada Hotel ini bertujuan untuk menjadikan UMKM dan warga lokal sebagai pemasok kebutuhan operasional hotel, mulai dari bahan pangan hingga perlengkapan kamar.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan kerjasama ini diharapakan memberikan dampak positif dan manfaat yang luas bagi warga Surabaya.
“Saya ingin investasi ini bermanfaat untuk warga sekitar. Kalau hotel punya jaringan, kegiatan Surabaya juga bisa dipromosikan di sana. Intinya, kita harus bersatu untuk menaikkan okupansi pasca pandemi," kata Eri.
Eri mengungkapkan berdasarkan rekapitulasi, potensi serapan kebutuhan hotel per bulan sangat besar. Beberapa komoditas utama yang dibutuhkan antara lain, 5,6 ton daging ayam dan 600 kilogram daging sapi, 4,7 ton sayuran, 12 ton buah-buahan, dan 3.200 liter susu segar, 8 ton telur, 3,5 ton beras, 4,3 ton gula, dan 2,6 ton minyak goreng, serta 39.000 pasang slipper.
“Kebutuhan tersebut, sangat banyak sehingga inilah peluang besar bagi warga dan UMKM di Kota Pahlawan untuk naik kelas,” jelasnya.
Dengan adanya kerja sama ini, Eri mendorong dinas terkait untuk memastikan UMKM mampu memenuhi standar kualitas yang ditetapkan hotel melalui proses kurasi dan pelatihan.
“Sekarang tinggal kami mampu atau tidak memenuhi standar mereka. Negara harus hadir membantu warga miskin agar produknya naik kelas," tuturnya.

















































